Candi Pawon, Candi Mungil Berhiaskan Ornamen Indah

2020-04-21Candi

Candi Pawon terletak sekitar 1.1 km di barat Candi Mendut, sebuah candi kecil tersembunyi dikelilingi rumah warga. Candi Pawon berada di sumbu garis antara Candi Mendut dan Candi Borobudur, mendasari dugaan bahwa ketiga candi Buddha ini mempunyai kaitan yang erat. Begitu pula dengan kemiripan motif pahatannya.

Keindahan Arsitektur Candi Pawon

Seluruh bagian Candi Pawon dihiasi ornamen-ornamen yang sangat indah. Para pemahat pada zaman itu sudah menunjukkan betapa tinggi nilai seni yang dimilikinya. Masing-masing ornamen mempunyai makna tersendiri, satu sama lain berkaitan erat dan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Relief Kinara-Kinari dan Kalpataru Pada Dinding Candi Pawon

Salah satu ciri khas di Candi Pawon adalah relief Kinara-Kinari yang ada di tubuh candi, yaitu sosok dewa berwujud manusia setengah burung. Mereka berdiri di bawah pohon Kalpataru atau pohon kehidupan. Di sekeliling pohon terletak beberapa pundi-pundi uang.

Termasuk Candi Buddha, Candi Pawon Berbentuk Ramping

Candi Pawon termasuk salah satu candi Buddha, terlihat dari susunan stupa di atap Candi. Meski begitu, tubuh Candi Pawon ini berbentuk ramping seperti Candi Hindu. Padahal pada umumnya Candi Buddha dibuat agak tambun.

Dahulu Terdapat Arca Bodhisattva Yang Bersinar

Di dalam ruangan Candi Pawon semula terdapat Arca Bodhhisatwa, sebagai bentuk penghormatan kepada Raja Indra yang dianggap telah mencapai tataran Bodhisattva. Dalam Prasasti Karang Tengah, disebutkan bahwa arca tersebut bersinar. Memunculkan dugaan bahwa arca terbuat dari perunggu, sehingga memantulkan sinar saat terkena cahaya. Namun sayangnya, arca tersebut sudah hilang.

Warga setempat juga menyebut Candi Pawon dengan nama Candi Brajanalan, karena lokasinya di Dusun Brojonalan. Istilah Brajanalan berasal dari bahasa Sanskerta, vajra (halilintar) dan anala (api), berkaitan dengan arca Bodhisattva yang mengeluarkan vajra ini.

Sejarah Masa Lalu Candi Pawon

Candi Pawon diperkirakan didirikan oleh Dinasti Syalendra antara abad 8-9 Masehi, tetapi secara pasti tidak diketahui kapan waktu pembangunannya karena belum ada data-data yang cukup kuat.

Candi Pawon Ditemukan Tertimbun Semak Belukar

Candi Pawon ditemukan pada akhir abad ke-19 dalam keadaan rusak tertimbun semak-semak belukar dan mulai diperbaiki pada tahun 1903. Candi Pawon juga mengalami pemugaran yang dilaksanakan sejak tahun 1897-1904. Kemudian dilanjutkan lagi oleh Van Erp pada tahun 1908.

Candi Pawon Tempat Penyimpanan Abu Jenazah Raja Indra

Menurut J.G. de Casparis, Candi Pawon merupakan tempat penimpanan abu jenazah Raja Indra (782-812 M), ayah Raja Samarrattungga dari Dinasti Syailendra. Ditafsirkan oleh Casparis, nama “Pawon" berasal dari kata bahasa Jawa pawuan yang berarti tempat menyimpan awu (abu). Sementara dalam bahasa Jawa sehari-hari kata pawon berarti ‘dapur’. Prof. Dr. R.M Poerbatjaraka, Candi Pawon ini adalah Upa Angga, artinya bagian dari Candi Borobudur, seperti pawon bagian dari rumah.

Bagian-Bagian Candi Pawon

Candi Pawon berdenah persegi berukuran 10 m x 10 m dengan tinggi keseluruhan mencapai 13,3 m. Bangunan candi menghadap ke Barat. Secara arsitektural bangunan candi terbagi dalam tiga bagian, yaitu kaki, tubuh, dan atap.

Bagian kaki (batur) setinggi 1,5 m, berhias ornamen-ornamen bunga dan sulur-suluran yang dipahat indah dan sampai sekarang masih tampak baik.

Pada puncak tangga terdapat sepasang hiasan kepala memiliki lidah yang terjulur berupa pegangan pipi tangga menuju anak tangga paling bawah. Pipi tangga bagian bawah ini terpahat sosok makhluk makara masih belum rusak pada sisi kanan saja.

Pada bagian luar tubuh candi dihiasi arca-arca Bodhisattva. Pintu masuk ke ruangan candi berupa bilik berukuran 2,65 m x 2,64 m dan tinggi 5,20 m. Pada ambang atas pintu masuk terdapat hiasan kala.

Di bagian atas dinding Candi juga terdapat sepasang jendela kecil yang berfungsi sebagai ventilasi. Di antara kedua lubang ventilasi tersebut terdapat pahatan kumuda.

Ruangan dalam tubuh candi saat ini berada dalam keadaan kosong, namun apabila diamati secara cermat, tampak pada lantai bekas-bekas yang menunjukkan bahwa tadinya terdapat arca di tempat tersebut. Kemungkinan arca hilang dicuri oleh orang.

Atap candi berbentuk persegi bersusun dengan hiasan stupa-stupa kecil di setiap sisinya. Stupa yang lebih besar ditempatkan pada puncaknya.

Informasi Wisata Untuk Berkunjung ke Candi Pawon

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Candi Pawon 2020

Sejak 14 Maret 2020 Candi Pawon ditutup sementara untuk umum demi mencegah penyebaran virus Covid-19

Candi Pawon dibuka mulai pagi hingga sore. Anda bisa berkunjung ke Candi Pawon pada pukul 08:00-17:00.

Dengan harga tiket sebesar Rp10.000 per orang Anda bisa mengunjungi Candi Pawon ini sekaligus Candi Mendut yang berada tidak jauh dari lokasi Candi Pawon.

Candi Pawon Berada Satu Garis Dengan Mendut dan Borobudur

Letak Candi Pawon ini berada di antara Candi Mendut dan Candi Borobudur, tepat berjarak 1,75 km di sebelah Barat Candi Borobudur dan 1,15 km di sebelah timur Candi Mendut.

Lokasi tepatnya berada di dusun Brojonalan, Kelurahan Wanurejo, kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Cara Menuju Lokasi Candi Pawon

Candi Pawon dapat diakses menggunakan kendaraan pribadi. Jika Anda berangkat dari Yogyakarta atau Malioboro, akan menempuh kurang lebih 1 jam perjalanan.

Jika ingin berkunjung dengan menggunakan angkutan umum, dari Stasiun Tugu atau dari Malioboro, Anda bisa naik bus Trans Jogja yang menuju ke terminal Jombor. Tarifnya hanya Rp3.500.

Turun di terminal Jombor, Anda pindah bus medium atau 3/4 dengan tujuan Borobudur. Tarif bus berkisar antara Rp10.000-Rp15.000. Perjalanan akan melewati rute kota-kota kecil mulai Terminal Jombor – Mlati – Muntilan – dan berakhir di terminal Candi Borobudur.

Untuk ke Candi Pawon tidak begitu jauh, cukup berjalan kaki sejauh 1 km atau 15 menit. Namun jika Anda lelah bisa naik becak atau andong. Biaya bisa dinegosiasikan dengan abang becak atau kusir andongnya.

Jauh lebih mudah jika Anda menggunakan sewa mobil. Selain tidak perlu repot berpindah-pindah jurusan, Anda bisa langsung mengunjungi Candi Pawon tanpa lelah. Bisa juga mengunjungi tempat wisata lain seperti Candi Borobudur dan Candi Mendut dengan leluasa.

Silahkan kunjungi halaman rental mobil kami, tersedia untuk Anda yang ingin berwisata bersama teman maupun keluarga.
Rental Mobil Jogja

Sudah menentukan pilihan mobil? Langsung pesan melalui media di bawah ini.

 082164691939

 @borobudurtourjogja

 @borobudurtourjogja

 @borobudurtour