Titik Nol Kilometer Yogyakarta Spot Bangunan Indische Keren

2020-07-15Instagenic Spot Jogja

Titik Nol Km Yogyakarta

Masa pendudukan Belanda di Yogyakarta meninggalkan jejak sejarah yang salah satunya berupa bangunan dengan ciri yang sangat spesifik. Bangunan tersebut menyebar di berbagai tempat di Jogja. Salah satunya di kawasan Titik Nol Kilometer, titik istimewa yang tak pernah sepi oleh wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Titik Nol Kilometer, Kawasan Eropa di Yogyakarta

Jika Anda mampir ke Malioboro, sempatkanlah melangkah ke titik nol kilometer Yogyakarta ini. Sapukan pandangan Anda ke sekeliling, dan akan terlihat bangunan-bangunan megah berusia ratusan tahun. Inilah kawasan “Eropa" di Yogyakarta.

Setidaknya ada 6 bangunan bersejarah di kawasan ini, Bank Indonesia, Kantor Pos Besar, Bank BNI, Monumen Serangan Umum 1 Maret, Benteng Vredeburg, dan Gedung Agung. Cagar budaya tersebut menjadi saksi bisu sejarah panjang Keraton Yogyakarta.

Bank Indonesia

Bank Indonesia Nol Km Jogja

Bank Indonesia awalnya bernama De Javasche Bank Djogdjakarta. Terletak di sebelah timur kawasan Titik Nol KM. Dibangun pada tahun 1879, awal berdiri sebagai kantor cabang De Javasche Bank Djogdjakarta. Letak bank yang berada di jantung kota membuat perputaran uang di sana semakin besar karena adanya perdagangan yang meningkat.

Kantor Pos Besar Yogyakarta

Kantor Pos Nol Km Jogja

Letak Nol Kilometer di setiap kota pasti tidak lepas dan tidak jauh dari Kantor Pos. Sebab pada zaman Belanda, titik nol km ditentukan dari letak Kantor Pos Pusat masing-masing kota di Pulau Jawa.

Kantor Pos Besar Yogyakarta dibangun pada 1912 dan dirancang oleh insinyur-insinyur yang tergabung dalam Burgerlijke Openbare Werken (BOW). Sampai sekarang gedung tersebut masih terawat dan berfungsi sebagai kantor pos seperti pada umumnya.

Bank BNI 46

Bank BNI Titik Nol Km Jogja

Dulunya Gedung BNI 46 Jogja ini merupakan kantor Nederlandsch Indische Levensverzekeringen en Lijfrente Maatschappij (NIILMIJ), yaitu perusahaan asuransi jiwa yang didirikan C.F.W. Wiggers van Kerchen. Dibangun pada 1921 dengan langgam art deco khas Eropa. Pada masa Jepang sempat menjadi kantor radio Jepang (Hoso Kyoku) dan setelah Jepang hengkang digunakan pula sebagai gedung rintisan Radio Republik Indonesia (RRI).

Monumen Serangan Umum 1 Maret

Monumen Serangan Umum Titik Nol Km Jogja

Titik Nol Km Jogja menjadi titik serangan besar-besaran yang dilakukan oleh para pejuang yang dipimpin oleh Jenderal Soedirman dan Letnan Kolonel Soeharto untuk mengusir Belanda dari Kota Yogyakarta, yang dikenal dengan Serangan Umum 1 Maret. Nah, untuk menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang tanpa henti, didirikan Monumen Serangan Umum 1 Maret ini.

Kini, tempat ini sering digunakan untuk melakukan beragam pertunjukan bertema kesenian daerah bagi warga Jogja dan pendatang.

Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg Titik Nol Km Jogja

Bangunan megah ini merupakan loji (bangunan-bangunan besar dengan halaman luas) tertua di Yogyakarta, disebut dengan Loji Besar. Dibangun pada tahun 1765 oleh Pemerintah Belanda dan diberi nama benteng Rustenburg. Fungsi awalnya sebagai benteng pertahanan, bisa dilihat dari bentuk bangunan yang memiliki menara pengawas di keempat sudutnya dan dikelilingi parit memutar.

Denah Museum Benteng Vredeburg
@vredeburg.id

Sekarang Benteng Vredeburg resmi menjadi Museum Khusus Perjuangan Nasional dan dibuka untuk umum. Di dalamnya Anda bisa melihat diorama-diorama perjuangan bangsa Indonesia di masa penjajahan.

Gedung Agung

Gedung Agung Titik Nol Km Jogja

Di seberang Benteng Vredeburg ada Gedung Agung. Dulu dikenal dengan nama Loji Kebon. Bangunan ini didirikan tahun 1824 dan digunakan sebagai Gedung Karesidenan. Tahun 1912 bangunan ini dilengkapi dengan Societeit de Vereniging sebagai tempat berdansa para pejabat Belanda.

Gedung rancangan A. Payen ini menjadi Istana Kepresidenan saat ibukota Indonesia berada di Yogyakarta. Meski kini ibukota sudah pindah, Gedung Agung masih digunakan sebagai Istana Kepresidenan saat presiden Republik Indonesia mengadakan kunjungan kerja di Yogyakarta.

Pesona Titik Nol KM Jogja Semakin Indah Saat Malam Hari

Pesona Titik Nol km Jogja Malam Hari

Pada sore menjelang malam hari, suasana terlihat semakin indah dengan gemerlap lampu-lampu kota menyinari bangunan-bangunan megah yang klasik disekelilingnya. Pemandangan gedung-gedung menyala inilah yang menjadi landscape foto keren di kawasan Titik Nol Kilometer.

Semakin malam, kawasan ini akan ramai oleh muda-mudi dan warga yang menikmati suasana Jogja. Pemusik dan penyanyi jalanan pun siap menghibur Anda. Sembari bersantai, Anda bisa menikmati aneka camilan yang dijajakan oleh pedagang kaki lima.

Suasana New Normal Titik Nol Yogyakarta

New Normal Titik Nol KM Jogja

Untuk Anda yang berencana jalan-jalan ke Titik Nol Kilometer dan Jalan Malioboro, kini harus mematuhi aturan baru pasca pandemi corona. Aturan tersebut berkaitan dengan protokol kesehatan untuk menekan penularan COVID-19.

  • Pakai Masker, Cuci Tangan, Jaga Jarak atau Physical Distancing
  • Wajib Scan QR Code Untuk Memudahkan Tracing
  • Akses Jalan Searah Saat Berjalan Kaki
  • Physical Distancing Saat Antre Foto

Saat memasuki kawasan Titik Nol, Anda diwajibkan untuk cuci tangan terlebih dahulu. Sudah tersedia fasilitas cuci tangan di area ini. Jaga jarak Anda dengan pengunjung lain saat berada di area. Dan selalu gunakan masker.

Anda juga wajib melakukan pemindaian kode QR yang tergambar di trotoar titik 0 kilometer sebagai registrasi untuk pendataan diri dan memudahkan tracing jika terjadi kasus baru Covid-19.

Jika ingin berjalan-jalan ke kawasan Malioboro, akses jalan searah sesuai dengan marka jalan di trotoar. Trotoar di sisi barat untuk pejalan kaki dari selatan ke utara dan trotoar di sisi timur untuk pejalan kaki dari arah utara ke selatan.

Saat mengantri untuk berfoto, pastikan Anda juga menjaga jarak dengan pengunjung lain.

Letak Titik Nol Kilometer Yogyakarta

Banyak orang dulu bingung saat ditanya titik nol Yogyakarta. Sebagian beranggapan, titik nol kilometer yang dimaksud berada di Keraton. Ada juga yang menduga itu Tugu Jogja atau Tugu Pal Putih. Sebenarnya, letak titik nol kilometer berada di lintasan jalan, antara Alun-Alun Utara hingga Ngejaman di ujung Selatan Malioboro.

Tempat Wisata di Sekitar Titik Nol Km Jogja

Lokasi wisata di pusat Kota Jogja ini bukan hanya seputar bangunan menarik, tetapi juga seputar akses ke berbagai spot wisata Kota Jogja lainnya. Dari sini Anda bisa dengan mudah menikmati wisata belanja di pasar Beringharjo dan Jalan Malioboro.

Selain itu lokasi ini juga dekat dengan alun-alun utara Kota Jogja dan Masjid Gedhe Kauman. Tidak ada salahnya untuk sedikit berjalan kaki menikmati keindahan di sekitar untuk menuju ke lokasi alun-alun dan Masjid Gedhe Kauman.

Untuk Anda yang membawa anak-anak, di timur titik nol terdapat Taman Pintar. Taman Pintar juga area wisata edukatif yang terdapat di Jogja. Selain Museum Vredeburg, Anda bisa mengajak anak-anak untuk menikmati lokasi wisata yang satu ini.

Menjaga Keindahan Spot Wisata Titik Nol Kilometer

Nol km Jogja

Apabila anda ingin berkunjung ke kawasan Titik 0 Kilometer ini, jagalah selalu kebersihan karena tempat ini begitu cantik, sayang sekali kalau dikotori. Juga, patuhi protokol kesehatan yang diterapkan, demi keamanan dan kenyamanan Anda selama berwisata.

Jika Anda membutuhkan sewa mobil untuk jalan-jalan bersama keluarga ke tempat-tempat menarik di Jogja, silahkan mengubungi kami.

 082164691939

 @borobudurtourjogja

 @borobudurtourjogja

 @borobudurtour